Gaya Remaja

Menggali Potensi Seni Tari di Desa Taringgul Tonggoh Melalui KKN Tematik UPI 2023 Pendahuluan

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) selalu berkomitmen untuk berkontribusi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Salah satu bentuk partisipasinya adalah melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. Pada tahun 2023, UPI memilih tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis SDGs di Desa” sebagai fokus KKN-nya. Salah satu desa yang beruntung menjadi tempat pelaksanaan KKN adalah Desa Taringgul Tonggoh, yang terletak di Kecamatan Purwakarta.

Kali ini, kita akan menjelajahi bagaimana antusiasme wanita remaja di Desa Taringgul Tonggoh terpancar begitu kuat saat mereka berhadapan dengan kelompok mahasiswa KKN Tematik UPI 2023. Kelompok mahasiswa ini membawa misi penting, yaitu menghidupkan kembali minat dan bakat seni tari melalui program Pembelajaran Kelas Tari. Program ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya tradisional, tetapi juga memberikan pendidikan dalam seni tari kepada remaja di Desa Taringgul Tonggoh.

Device Pods Emkay

Pemberdayaan Melalui Seni Tari

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu pilar utama dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Salah satu cara efektif untuk mencapai hal ini adalah melalui seni dan budaya. Seni tari adalah bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia yang kaya. Oleh karena itu, program Pembelajaran Kelas Tari yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UPI 2023 adalah langkah yang sangat tepat.

Misi Program Pembelajaran Kelas Tari

Program Pembelajaran Kelas Tari ini tidak hanya berfokus pada pelatihan tari semata, tetapi juga memiliki beberapa misi penting:

1. Melestarikan Budaya Tradisional

Indonesia memiliki beragam budaya tradisional yang perlu dilestarikan. Melalui pembelajaran seni tari, generasi muda Desa Taringgul Tonggoh dapat memahami dan mempertahankan akar budaya mereka. Ini adalah langkah penting untuk mencegah hilangnya nilai-nilai budaya yang berharga.

2. Membangkitkan Minat dan Bakat

Penting bagi setiap individu untuk memiliki minat dan bakat yang dapat dikembangkan. Program ini memberikan kesempatan kepada remaja di Desa Taringgul Tonggoh untuk mengeksplorasi potensi mereka dalam dunia seni tari. Dengan bimbingan dan dukungan yang tepat, mereka dapat mengasah keterampilan mereka dan bahkan mengejar karir di bidang seni tari.

3. Menciptakan Rasa Cinta Terhadap Seni

Seni adalah ekspresi diri yang unik, dan memiliki rasa cinta terhadap seni adalah hal yang berharga. Melalui program ini, remaja di Desa Taringgul Tonggoh diajak untuk mencintai seni tari. Hal ini tidak hanya akan membawa kebahagiaan pribadi, tetapi juga dapat menghasilkan karya seni yang memengaruhi masyarakat lebih luas.

Baca juga : 5 Tips Meningkatkan Produktivitas Remaja di Era Digital

Iklan Backlink

Apresiasi dari Kepala Desa

Bapak Eep Saepul Malik, S.Pd.I., Kepala Desa Taringgul Tonggoh, sangat mengapresiasi kehadiran dan upaya mahasiswa KKN dalam menjalankan program Pembelajaran Kelas Tari. Beliau menyatakan, “Saya berterimakasih kepada mahasiswa KKN untuk melaksanakan Program Kerja Pembelajaran Kelas Tari. Melalui program ini, saya berharap remaja di Desa Taringgul Tonggoh dapat mengembangkan minat bakat mereka dan selalu mempunyai rasa cinta terhadap seni, khususnya di bidang seni tari.”

Pendapat positif dari kepala desa menjadi bukti bahwa program ini memiliki dampak positif yang signifikan pada masyarakat Desa Taringgul Tonggoh.

Iklan Hosting

Pelaksanaan Program

Pembelajaran Intensif

Program Pembelajaran Kelas Tari dilaksanakan secara intensif. Mahasiswa KKN UPI 2023 bekerja sama dengan instruktur tari lokal untuk memberikan pelatihan yang terstruktur kepada remaja di desa ini. Mereka belajar berbagai jenis tari tradisional Indonesia, mulai dari tari Jawa hingga tari Sumatra. Ini membuka peluang bagi mereka untuk memahami keberagaman budaya Indonesia.

Emkay Scream Games

Sarana dan Prasarana

Tidak hanya memberikan pelatihan, mahasiswa juga turut serta dalam meningkatkan sarana dan prasarana untuk seni tari. Mereka membantu merenovasi ruang kelas tari di Desa Taringgul Tonggoh, sehingga menjadi tempat yang nyaman dan inspiratif untuk belajar dan berkreativitas.

Liquid Kaze Lite

Pertunjukan Tari

Sebagai bagian dari program, pertunjukan tari juga diorganisir untuk menginspirasi masyarakat. Remaja yang telah mengikuti pelatihan memiliki kesempatan untuk tampil di hadapan warga desa mereka. Ini tidak hanya meningkatkan rasa percaya diri mereka tetapi juga menginspirasi generasi muda lainnya untuk bergabung dalam program ini.

Device Pods Emkay

Dampak Positif

Program Pembelajaran Kelas Tari ini telah memberikan dampak positif yang nyata di Desa Taringgul Tonggoh. Beberapa dampaknya antara lain:

1. Peningkatan Minat Belajar

Remaja di desa ini kini semakin tertarik untuk belajar seni tari. Mereka melihat tari bukan hanya sebagai aktivitas hobi tetapi juga sebagai cara untuk mengembangkan diri mereka.

2. Pemberdayaan Perempuan

Program ini juga memberikan peluang kepada perempuan muda di Desa Taringgul Tonggoh untuk tampil di depan publik. Ini merupakan langkah penting dalam pemberdayaan perempuan dan memberikan mereka kesempatan untuk meraih kesuksesan dalam dunia seni.

3. Peningkatan Hubungan Antar Generasi

Program ini juga menciptakan ikatan antar generasi yang lebih kuat. Para remaja belajar dari para tua mereka, sementara generasi tua mend

apatkan energi dan semangat baru dari generasi muda yang antusias. Ini menciptakan lingkungan yang harmonis di Desa Taringgul Tonggoh.

4. Pengenalan Budaya Lokal

Dalam proses pembelajaran seni tari, remaja Desa Taringgul Tonggoh juga lebih mendalam dalam memahami budaya lokal mereka. Mereka belajar tidak hanya gerakan tari tetapi juga latar belakang budaya di balik setiap tarian. Hal ini membantu mereka menghargai dan merayakan warisan budaya mereka.

5. Peningkatan Kualitas Hidup

Program ini tidak hanya berdampak pada aspek budaya dan sosial tetapi juga pada kualitas hidup masyarakat. Semakin banyak remaja yang tertarik pada seni tari, semakin sedikit waktu mereka habiskan dalam aktivitas yang kurang produktif. Hal ini dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.

Baca juga : Revolusi Remaja: Menggali Peluang di Era Digital

Kesimpulan

Program Pembelajaran Kelas Tari yang dijalankan oleh mahasiswa KKN Tematik UPI 2023 di Desa Taringgul Tonggoh, Purwakarta, merupakan contoh nyata bagaimana seni dan budaya dapat digunakan sebagai alat untuk pemberdayaan masyarakat dan pencapaian SDGs. Dengan melestarikan budaya tradisional, membangkitkan minat dan bakat seni, serta menciptakan rasa cinta terhadap seni, program ini telah membawa dampak positif yang signifikan pada masyarakat Desa Taringgul Tonggoh. Terlebih lagi, program ini juga menciptakan ikatan antar generasi yang lebih kuat dan membantu memperkuat budaya lokal. Kita berharap bahwa upaya seperti ini akan terus dilakukan di seluruh Indonesia untuk menciptakan masyarakat yang lebih berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Iklan Backlink


Emkay Frizz Happy Sour

Related posts

Mengenal Tentang Ganja & Bagaimana Ganja Mempengaruhi Tubuh Kita?

Miyaz

Pentingnya Kehadiran Sahabat sebagai Penasihat Logis Bagi Budak Cinta

Miyaz

Mengapa Tes Perawan Tidak Masuk Akal dan Harus Di Tinggalkan?

Miyaz