Image default
Psikologi

Pengertian Insecure dan Ciri-Cirinya

Istilah insecure memang semakin ramai dibahas akhir-akhir ini. Namun, apakah kamu tahu betul tentang pengertian insecure dan ciri-cirinya tersebut?

Daripada kamu hanya menduga-duga, yuk mari kita bahas tentang apa itu insecure dan ciri-ciri orang yang sedang mengalami insecure ini.

Pengertian Insecure

Pada dasarnya insecure merupakan sebuah keadaan di mana seseorang tidak merasa nyaman pada dirinya sendiri. Rasa tidak aman dan tidak nyaman ini muncul karena hadirnya perasaan tidak cukup layak ataupun tidak berhak bahagia. Akibatnya, muncul pulalah perilaku untuk selalu bergantung pada orang lain.

Orang-orang yang menghadapi situasi insecure ini pada umumnya akan mengalami rasa takut dan rasa cemas yang berlebihan. Jika berlangsung terus-menerus maka akan membahayakan hidup dari penderitanya.

Baca Juga: Manfaat dan Cara Bersyukur Kepada Allah Atas Nikmat Dari-Nya

Para ahli psikologi juga menganggap jika insecurity ini adalah bagian dari kondisi mental yang tidak stabil. Sama halnya seperti anxiety, paranoid, adiksi, narsistik hingga kepribadian dependen. Menurut American Psychological Association sendiri, insecure merupakan perasaan tidak aman yang cukup beragam. Pasalnya, rasa insecurity berkaitan dengan berbagai jenis kecemasan mulai tentang nilai, kemampuan, hingga penilaian pribadi seseorang.

Ciri-Ciri Orang yang Menghadapi Insecure

Self body shammer

Ciri-Ciri orang Insecure

Ciri pertama dari rasa insecure ini adalah ketika seseorang tidak mampu merefleksikan dirinya sendiri atau bahkan kebalikannya di mana mereka justru selalu memikirkan tentang dirinya secara berlebihan. Maka tidak heran jika orang-orang yang selalu insecure akan selalu menganggap dirinya selalu kurang dan akan membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain.

Perilaku self body shamer juga disebabkan oleh keadaan di mana orang tersebut sering melihat orang lain yang lebih dari diri mereka sendiri. Sebut saja tentang pencapaian, bentuk tubuh, hingga kemampuan orang lain yang tidak ada pada diri mereka.

People pleaser

Kalau kamu termasuk orang yang selalu ingin mendapatkan pujian dari orang lain maka bisa saja kamu masuk ke dalam gejala insecure loh. Ya, para pengidap insecurity yang cukup parah memang cenderung takut mendapatkan penilaian yang buruk dari orang lain sehingga mereka akan terus berusaha menyenangkan semua orang. Oleh sebab itu, banyak dari mereka yang rela makan hati karena melakukan banyak hal yang bertentangan dari keinginan mereka yang sebenarnya.

Suka mengatur

Insecure dan ciri-cirinya yang suka mengatur

Orang-orang yang menghadapi kondisi insecure yang cukup parah juga terkadang mengontrol banyak hal di dalam hidupnya. Perilaku yang suka mengatur ini timbul akibat tidak kepercayaannya terhadap orang lain sehingga selalu merasa khawatir terhadap hal-hal yang dikerjakan orang lain tampa dirinya. Karena kecemasan yang berlebihan pada akhirnya pengidap kondisi insecure ini pun selalu ingin mengerjakan segala sesuatunya sendirian tanpa harus dibantu orang lain.

Berperilaku Posesif

Berperilaku Posesif

Perilaku posesif juga menjadi salah satu ciri dari orang-orang yang mengalami insecurity yang cukup tinggi. Jiwa posesif ini bisa muncul ketika melihat orang yang disayanginya lebih menyukai orang lain atau terlalu sering membahas orang lain yang sangat jauh berbeda dari dirinya. Ya, orang-orang insecure memang cenderung membutuhkan validasi dari orang lain untuk merasa lebih aman dan nyaman secara emosional.

Tidak heran pula jika orang-orang yang sering cemburu buta akan menerapkan beragam aturan yang super ketat kepada kekasihnya agar tetap terikat dengannya.  Adanya rasa takut kehilangan dan dianggap tidak berharga menjadi salah pemicu munculnya rasa posesif ini. Jika perilaku posesif ini berlangsung terus-menerus maka akan berakibat buruk di masa depan.

Baca Juga: 10 Kondisi Psikologi Pria Setelah Putus, Kamu yang Mana?

Banyak perilaku posesif yang membuat orang-orang bertindak ekstrim terhadap penampilan mereka. Sebut saja orang-orang yang selalu insecure dengan bentuk tubuh atau wajah mereka sehingga mereka pun akan terus mengubahnya hingga merasa puas dan sempurna. Ketika rasa insecure ini semakin tinggi maka para pengidapnya bisa tertekan dan melakukan tindak kekerasan. Berawal dari insomnia, stress, depresi hingga pada akhirnya melukai tubuh mereka sendiri.

Untuk mengubah perasaan insecure menjadi secure memang tidaklah mudah. Diperlukan waktu yang cukup panjang untuk menghadirkan rasa nyaman serta menerima ketidaksempurnaan pada diri sendiri. Ketika rasa secure ini telah hadir maka tidak akan ada lagi rasa cemas yang berlebihan. Kesehatan mental memang bukanlah kondisi yang harus disepelakan. Banyak orang yang membutuhkan penanganan serius dari psikiater untuk menyembuhkan luka batin dan mental mereka.

Setelah membaca tentang pengertian insecure dan ciri-cirinya kamu menjadi lebih peka dengan kondisi mental orang lain termasuk diri kamu sendiri. Rutinlah berolahraga dan hindarilah stress agar hidup kamu lebih bahagia.

Related posts

Manfaat dan Cara Bersyukur Kepada Allah Atas Nikmat Dari-Nya

Punya Sisi Unik Dari Saudara Lainnya, Cek Fakta Anak Kedua Berikut Ini!

Rostina Alimuddin

10 Kondisi Psikologi Pria Setelah Putus, Kamu yang Mana?

Leave a Comment