Gaya Remaja

Mengenal Pengertian Limbah Domestik, Jenis, dan Cara Menguranginya

Cara Mengurangi Limbah Domestik

Limbah adalah salah satu masalah yang tidak ada habisnya bahkan sulit sekali untuk diatasi. Hal ini karena limbah akan selalu ada dan dihasilkan oleh manusia di setiap aktivitasnya. Jenis limbah yang bisa dibilang paling banyak diproduksi manusia yaitu limbah domestik. Untuk lebih memahaminya, simak ulasan dalam artikel ini, ya!

Pengertian Limbah Domestik

Limbah domestik adalah sisa buangan yang dihasilkan oleh individu dari kegiatan sehari-hari, yang sumbernya dari kegiatan yang dilakukan di permukiman serta perkotaan. Misalnya bersumber dari area permukiman penduduk, pasar, hotel, kantor, mall, dan lainnya.

Jenis Limbah Domestik

Limbah ini dibedakan lagi menjadi 2 jenis, yaitu limbah cair domestik dan juga limbah padat domestik.

  • Limbah cair domestik

Ini adalah sisa buangan dari kegiatan sehari-hari manusia, yang bentuknya berupa cairan. Contohnya adalah air detergen, air bekas mandi, sisa makanan yang bentuknya cair, ataupun kotoran manusia. Tidak sedikit limbah jenis ini punya kandungan bahan kimia, seperti pada limbah sabun mandi, detergen ataupun minyak, yang mana bisa menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan, terutama pada sungai dan danau.

Baca Juga: Dampak Globalisasi yang Tidak Baik bagi Anak Muda adalah Sebagai Berikut

  • Limbah padat domestik

Yang kedua yaitu limbah padat domestik yang merupakan sisa buangan berbentuk bahan atau barang yang sudah tidak dipakai lagi. Limbah padat ini bila tidak dikelola dengan baik juga bisa menyebabkan pencemaran lingkungan, karena akan sulit sekali untuk terurai sendiri oleh tanah, bahkan dapat menjadi menumpuk bila dibiarkan bertahun-tahun.


Limbah padat domestik ini dibagi lagi menjadi 2 macam yaitu limbah organik dan limbah anorganik. Adapun Limbah padat domestik organik dapat berupa sampah atau sisa makanan, misalnya buah, nasi, sayuran dan lainnya. Di mana limbah organik ini bila dibuang akan dapat mengalami pembusukan atau terurai sendiri.

Dan limbah padat domestik anorganik yaitu sampah yang berasal dari barang yang tidak bisa diurai dengan proses biologis seperti plastik, kaca, botol, besi, peralatan elektronik dan lainnya.

Dampak Limbah Domestik

Dampak Limbah Domestik

Limbah yang dihasilkan individu ini bila tidak ditangani dengan baik maka akan terus menjadi masalah dan memicu dampak bagi kesehatan, lingkungan dan juga secara estetika.

  • Dampak bagi kesehatan

Pembuangan limbah yang berasal dari domestik, tanpa dilakukan pengelolaan yang baik akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan manusia. Limbah yang dibuang ke tanah secara sembarang akan mengalami pembusukan, yang akan menghasilkan gas beracun seperti ammonia, metan dan juga asam sulfat.

Limbah ini pun bisa mencemari air dan lingkungan sekitar bila dibuang ke perairan, seperti sungai, danau ataupun laut. Akhirnya ini akan memicu terjadinya gangguan kesehatan seperti diare, gatal-gatal, bahkan hingga gangguan hati dan ginjal.

Selain itu, limbah cair domestik yang asalnya dari toilet bisa menyebabkan penyakit diare, tifus dan kolera. Ini disebabkan oleh air limbah yang mengandung bakteri E. Coli. Perlu diperhatikan pul untuk mengatur jarak sumur dengan septic tank, untuk menghindari air limbah toilet akan menyerap ke air sumur, yang mana akan mencemari air sumur yang akan digunakan untuk mandi, mencuci ataupun dimasak untuk air minum.

  • Dampak bagi lingkungan

Bagi lingkungan tempat pembuangan limbah, bisa menyebabkan terjadinya pencemaran serta kerusakan lingkungan. Limbah yang memiliki kandungan kimia, seperti detergen, bila dibuang ke permukaan tanah akan memengaruhi tingkat keasaman atau pH tanah yang membuat penyerapan unsur hara serta pertumbuhan tanaman menjadi terganggu.

Bila limbah yang punya kandungan kimia tersebut dibuang ke perairan seperti sungai, danau atau laut, dapat menyebabkan pencemaran air, meracuni tanaman serta hewan yang hidup di perairan dan merusak kualitas air.

  • Dampak bagi estetika

Secara estetika, limbah-limbah yang menumpuk, tanpa adanya pengelolaan akan menyebabkan bau tidak sedap yang menganggu. Lingkungan pun jadi terkesan kumuh serta kotor, di mana hal ini tentunya membuat lingkungan jadi tidak enak dipandang.

Cara Mengurangi Limbah Domestik

Cara Mengurangi Limbah Domestik

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengurangi hasil limbah yang punya dampak buruk bagi lingkungan serta hidup manusia ini, yaitu:

1. Kurangi penggunaan listrik

Menghemat penggunaan energi listrik akan mengurangi jumlah buangan limbah rumah tangga yang berasal dari barang elektronik. Kita bisa mematikan listrik atau barang elektronik yang sedang tidak dipakai, manfaatkan cahaya matahari ketika siang hari dan gunakan alat elektronik yang hemat energi.

2. Kurangi penggunaan pendingin ruangan

Tahukah Anda, bahwa pendingin ruangan ternyata juga bisa menghasilkan limbah yang dapat mencemari lingkungan. Ini karena zat freon atau CFC yang digunakan di pendingin ruangan akan membuat lapisan ozon menipis.


3. Kurangi penggunaan kantong plastik

Mungkin sekarang ini sudah mulai banyak gerakan untuk membawa kantong belanja sendiri yang bisa digunakan berkali-kali, dibandingkan harus menggunakan kantong plastik sekali pakai. Penggunaan kantong plastik ini adalah permasalahan limbah yang terbilang salah satu paling besar diproduksi rumah tangga setiap harinya.

Padahal, sampah plastik bisa mencemari lingkungan, karena ketika plastik dibuang akan sulit terurai ataupun diolah kembali.

4. Pengolahan sampah organik

Untuk sampah-sampah organik, sebaiknya lakukan pengelolaan dengan menjadikannya pupuk kompos yang lebih bermanfaat. Misalnya sampah organik seperti sisa makanan dan sampah rumah tangga anorganik bisa Anda pisahkan di dua tempat sampah berbeda, lalu sampah organiknya dapat Anda daur ulang kembali menjadi pupuk.

5. Daur ulang barang yang tidak dapat terurai

Misalnya, barang-barang seperti botol kaca ataupun kaleng, dibanding Anda membuangnya, Anda dapat manfaatkan kembali menjadi tempat bunga atau tanaman.

Baca Juga: Tak Selalu Positif, Begini Cara Menghadapi Gaya Hidup Modern dengan Baik

6. Membatasi pemakaian sabun ataupun detergen

Limbah cair domestik pun terbilang jadi salah satu penyebab utama rusaknya lingkungan. Karena itulah, kurang pemakaian sabun atau detergen. Atau Anda dapat memilih bahan-bahan yang ramah lingkungan atau alami.

Itulah beberapa hal terkait limbah domestik yang harus mulai menjadi perhatian kita semua. Karena semakin banyaknya limbah yang dihasilkan, maka pencemaran lingkungan dapat semakin mengancam kehidupan manusia.



Related posts

12 Jenis Usaha Kuliner Anak Muda Paling Laku!

Rostina Alimuddin

Menguatkan Diri Meraih Tujuan Hidup yang Ditetapkan Untuk Diri Sendiri

Marsyaviani Darestuti

8 Rekomendasi Kado Untuk Pernikahan Paling Unik

Rostina Alimuddin