Image default
Life

Dampak Globalisasi yang Tidak Baik bagi Anak Muda adalah Sebagai Berikut

Di zaman modern ini, istilah globalisasi bukan lagi hal yang terdengar asing di telinga masyarakat. Pasalnya globalisasi sudah menjadi fenomena dalam kehidupan manusia masa kini. Secara umum, globalisasi diartikan sebagai pengaruh suatu negara yang mulai meluas dan menyebar hingga ke negara atau wilayah lain. Karena merupakan sebuah pengaruh, globalisasi membawa dampak negatif dan positif serta dampak secara langsung dan tidak langsung. Dampak globalisasi yang tidak baik bagi anak muda adalah perkara yang nyata.

Baca Juga: Hidup Lebih Sehat dan Sejahtera Dengan Menerapkan 8 Gaya Hidup Sehat Ini

Globalisasi sangat mudah membawa pengaruh dalam kehidupan generasi muda sebab kebanyakan pembawa perubahan itu sendiri adalah kaum muda. Selain itu, generasi muda juga merupakan sekelompok orang yang begitu mudah menerima perubahan. Tak heran jika pada generasi muda, dampak baik maupun tidak baik dari globalisasi sangat mudah dirasakan dan dilihat. Dampak baik alias positifnya tentu mudah diterima, namun dampak buruknya seperti di bawah ini sangat patut diwaspadai. Bahkan jika perlu dihindari supaya efek buruknya tidak semakin meluas.

1. Meningkatkan Hedonisme

Berbicara tentang definisi globalisasi yang diartikan sebagai pengaruh, jenis pengaruh yang dibawa bisa bermacam-macam. Terutama dalam gaya hidup, globalisasi memang sangat mudah membawa pengaruh tersebut. Apalagi sekarang sedang tren penggunaan internet yang tidak ada lagi batasan. Dari internet, kaum muda bisa melihat gaya hidup yang diterapkan di negara lain untuk kemudian ditirukan. Parahnya gaya hidup yang ingin diikuti adalah cara hidup hedonis yang cenderung boros, menghamburkan harta dan keinginan terlihat kaya.

2. Mengurangi Produktivitas

Gaya hidup mewah yang sering dipertontonkan di berbagai media sosial sekarang sudah menjadi konsumsi rutin para kawula muda. Akibatnya pikiran mereka hanya akan dipenuhi keinginan untuk menjadi kaya tanpa paham bagaimana proses untuk menuju ke sana. Secara lebih lanjut, hal itu membuat generasi muda kehilangan produktivitas. Mereka hanya bisa berangan, namun enggan bekerja dan belajar untuk mewujudkannya. Dampak globalisasi yang tidak baik bagi anak muda adalah bisa membuat kreativitas justru menurun.

3. Tidak Cinta Produk Negeri Sendiri

Karena terlalu mengikuti setiap tren di negara lain, globalisasi juga bisa berdampak pada selera generasi muda. Mereka yang sering melihat produk-produk terkenal dari luar negeri cenderung akan sulit mencintai produk dari negeri sendiri. Generasi muda yang demikian umumnya menganggap memakai produk luar negeri membuatnya lebih percaya diri. Sementara produk negeri sendiri dirasa kurang berkualitas. Tak heran jika semakin lama, generasi muda akan menjadi konsumen aktif produk luar negeri.

4. Melemahkan Kepedulian

Indonesia terkenal sebagai sebuah bangsa yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan gotong royong. Sementara nilai kehidupan yang demikian belum tentu berlaku di semua negara. Sayangnya negara yang tidak memiliki nilai tersebut sering menjadi kiblat anak muda dalam keseharian. Dampak globalisasi yang tidak baik bagi anak muda adalah semakin nyata, yaitu melemahkan kepedulian terhadap sesama yang disertai meningkatnya individualisme. Anak muda jadi cenderung lebih sering memikirkan diri sendiri dan tidak memedulikan sekitarnya.

5. Memengaruhi Penampilan Fisik

Apa yang sering dilihat dan didengar sehari-hari tentu akan sangat mudah menancap di pikiran hingga akhirnya menjadi karakter. Inilah dampak dari globalisasi yang sangat nyata terjadi pada generasi muda. Karena terlalu berambisi mengikuti tren yang sedang berkembang di negara lain, tak jarang anak muda kemudian rela mengubah penampilannya. Bukan penampilan yang lebih bagus, melainkan tampilan yang justru tidak sesuai dengan nilai moral di Indonesia. Contohnya seperti mengenakan pakaian terlalu terbuka hingga pemakaian aksesoris yang tidak tepat pada pria.

6. Hilangnya Kepribadian Bangsa

Generasi muda merupakan kunci utama dalam membangun sebuah bangsa yang berkarakter kuat. Dengan usia yang masih produktif dan kemampuan yang dimiliki generasi mudanya, seharusnya sebuah bangsa bisa menjadi besar dan berkuasa. Akan tetapi, cita-cita tersebut rasanya sulit terwujud apabila generasi muda sudah terkena dampak negatif dari globalisasi. Karakter bangsa akan menjadi suatu hal yang diabaikan karena kaum mudanya lebih sibuk mengikuti arus globalisasi. Pada akhirnya, kepribadian bangsa akan luntur sedikit demi sedikit.

Baca Juga: Tak Selalu Positif, Begini Cara Menghadapi Gaya Hidup Modern dengan Baik

Dampak globalisasi yang tidak baik bagi anak muda adalah terbukti sangat luas. Mulanya globalisasi hanya akan berpengaruh terhadap pribadi para generasi muda. Namun secara berkelanjutnya, dampaknya bisa dirasakan oleh bangsa secara umum.

Related posts

Hidup Lebih Sehat dan Sejahtera Dengan Menerapkan 8 Gaya Hidup Sehat Ini

Marsyaviani Darestuti

5 Tips Menerapkan Gaya Hidup Sehat Remaja

Risma Mualifa

Penting! Kenali Makna, Dampak Serta Ciri-Ciri Pergaulan Sehat

Marsyaviani Darestuti