Gaya Remaja

5 Film Dokumenter Sejarah, Seru dan Wajib Ditonton!

Film Dokumenter Sejarah

Jika berbicara soal film salah satu genre film yang wajib anda tonton adalah film dokumenter sejarah. Menonton film jenis dokumenter dapat memberikan pengetahuan kepada para penontonnya mengenai kejadian di masa lampau tanpa perlu repot membaca buku sejarah. Selain itu film documenter sejarah juga bisa menjadi sangat menarik karena  bisa menghadirkan saksi mata ataupun pelaku kejadian tersebut. Namun adapula film documenter yang menghadirkan data-data peristiwa di masa lampau.

Kadang  jalan cerita film dokumenter sejarah tidak sebagus dan seru seperti film drama dan laga komersial pada umumnya. Namun film dokumenter memiliki nilai tersendiri di hati penikmatnya. Bagi anda penikmat film, anda bisa menonton 5 film dokumenter sejarah yang akan kita bahas pada artikel ini.


Hari Gini Belum Punya Website? Bikin Website Sekarang, Dapatkan Harga Spesial Khusus Hari Ini

Daftar Rekomendasi Film Dokumenter Sejarah

Setelah seharian bekerja, tak ada salahnya untuk menikmati saat-saat bersantai dengan menonton film. Namun, bukankah lebih baik jika genre film yang Anda tonton mengandung ilmu dan pesan moral? Selain sebagai sarana hiburan, Anda juga bisa menambah wawasan dengan menonton film, salah satunya adalah film dokumenter sejarah.

Baca Juga: Seru! 6 Film Dokumenter Terbaik Sepanjang Masa

Ada banyak film yang bisa kamu pilih, seperti militer, hak asasi manusia, musik, penemuan, dan lain-lain. Yang pasti kamu akan terhibur dengan alur cerita yang menarik, namun mengandung wawasan serta pelajaran yang bisa Anda hayati dan serapi. Lalu, apa saja rekomendasi film dokumenter sejarah yang patut masuk list tontonan Anda?

Simak daftarnya berikut ini!


1. The Death and Life of Marsha P. Johnson

Tahun: 2017

Sutradara: David France

Film Dokumenter Sejarah The Death and Life of Marsha P. Johnson

Film dokumenter yang disutradarai oleh David France tentang “the Rosa Parks of the LGBT” mendapat kecaman dari pembuat film trans Reina Gossett. Pasalnya, mereka menuduh France mencuri ide untuk film tersebut dari aplikasi hibah yang dia ajukan untuk mendapatkan dana untuk filmnya sendiri tentang perintis aktivis transgender.

Namun, film yang mengangkat kisah kehidupan dan pekerjaan Johnson ini menjadi pengingat yang berharga bagi kita.  Bahwa di masa lampau wanita trans dengan kulit berwarna dulunya sering menjadi korban pembunuhan yang tidak proporsional. Yang lebih anehnya lagi, seringkali dalam kasus tersebut tidak ada yang pernah selesai.

Dalam film ini, diceritakan sebuah kisah Victoria Cruz yang berusaha menyelidiki kematian misterius aktivis hak LGBT kulit hitam tahun 1992 dan veteran Stonewall, Marsha P. Johnson. Ia menggunakan metode wawancara arsip dengan Johnson, dan wawancara baru dengan keluarga, teman, dan sesama rekan aktivis Johnson.

Ketika Stonewall Veteran dan Marsha P Johnson muncul, ternyata mereka mati tak lama setelah Gay Pride pada tahun 1992. Peristiwa itu sekaligus menjadi kasus terbaru dari serangkaian pembunuhan, hinaan gay, dan kematian “misterius” di komunitas LGBT lokal.

Johnson terlihat dalam rekaman pawai politik sesaat sebelum peristiwa ini. Tragisnya, Johnson kemudian menjadi korban berikutnya. Seperti kematian mencurigakan lainnya, kematian Johnson awalnya dianggap sebagai “bunuh diri”. Meskipun tidak ada bukti bahwa Johnson melakukan aksi tersebut. Malahan, bukti yang cukup signifikan menunjukkan bahwa Johnson telah dilecehkan dan dikuntit pada malam itu.

Kemudian, demonstrasi diadakan untuk memprotes kurangnya penyelidikan polisi, tetapi baru beberapa dekade kemudian advokat kejahatan transgender Victoria Cruz berhasil mendapatkan beberapa petunjuk. Bahkan setelah berpuluh-puluh tahun, banyak orang pada zaman Johnson yang masih takut untuk membahas apa yang terjadi pada Johnson.

Seperti film dokumenter sebelumnya tentang Marsha P Johnson, Pay it No Mind, film ini mengandalkan rekaman arsip orang yang sudah meninggal dan membiarkan subjek berbicara sendiri.

2. The Look of Silence

Tahun: 2015

Sutradara: Joshua Oppenheimer

Film Dokumenter Sejarah The Look of Silence

Film dokumenter sejarah berikutnya yang wajib Anda tonton adalah The Look of Silence yang berlatar belakang sejarah di Indonesia. Pasalnya, film ini pernah berhasil meraih nominasi piala Oscar sebagai Film Dokumenter Panjang Terbaik tahun 2016 silam.

Sebelum menonton film ini, pastikan bahwa Anda telah berusia 18 tahun ke atas. Sebab, adegan dalam film ini didominasi oleh adegan pembunuhan yang dijamin bikin Anda bergidik ngeri.

Pada film tersebut, Indonesia pada masa lampu bisa dikatakan sebagai negara yang terjerembab dalam genosida anti-komunis (PKI) tahun 1960-an. Film ini mengangkat kisah nyata dimana seorang pemuda pribumi bernama Adi Rukun, yang merupakan ahli kacamata setengah baya.

Adi memutuskan untuk menyelidiki teror tersebut karena merasa marah dan tak terima. Apalagi dalam masyarakat di mana para pembunuh tetap berkuasa. Jadi, mau tak mau dia harus bertemu dan berhadapan dengan orang-orang yang membunuh saudaranya.


Hari Gini Belum Punya Website? Bikin Website Sekarang, Dapatkan Harga Spesial Khusus Hari Ini

Dalam film dokumenter tersebut, Adi menguji ingatan mereka tentang kekejaman masa PKI dulu dan meminta mereka untuk menerima tanggung jawab atas tindakan mereka terhadap keluarganya. Di film bertajuk The Look of Silence ini, Oppenheimer mampu menghadirkan adegan yang menggores hati siapapun yang menontonnya.

Misalnya adegan ayah Adi yang berusia hampir 100 tahun, terutama yang menceritakan pengalamannya yang mengerikan. Ia telah buta dan pikun, lelaki itu sangat ketakutan saat dia berguling-guling di lantai, menggapai-gapai dan berteriak bahwa dia terjebak, tidak tahu di mana, atau kapan, dia berada.

Baca Juga: 6 Film Perang Terbaik yang Punya Rating Tinggi, Bahkan Ada yang Diangkat dari Kisah Nyata

3.     She’s Beautiful When She’s Angry

Tahun: 2014

Sutradara: Mary Dore

She’s Beautiful When She’s Angry

Terlepas dari judulnya yang agak aneh, film dokumenter sejarah ini mengisahkan tentang kelahiran gerakan pembebasan perempuan atau emansipasi. Terbukti dari penelusuran sejarah tahun 1966 hingga 1971 yang merupakan awal dari munculnya organisasi wanita.


Bahkan sampai sekarang kekuatan organisasi tersebut terus berkembang seperti sekarang. Dalam film tersebut terdapat pula wawancara dengan berbagai wanita yang berada di garis depan sehingga memunculkan keragaman pendapat yang besar.

Mary Dore tidak takut menghadirkan kontradiksi dan kompleksitas pemikiran feminis dalam film dokumenter sejarah ini. Mary pun sukses menghasilkan sebuah film yang hidup dan menantang.

4. I Called Him Morgan

Tahun: 2016

Sutradara: Kasper Collin

I Called Him Morgan

Film dokumenter sejarah kali ini bertemakan musik. I Called Him Morgan adalah kisah tentang dua orang bermasalah, salah satunya membunuh yang lain. Dokumenter yang disutradai oleh Kasper Collin ini, sebelumnya memproduksi film bertajuk My Name Is Albert Ayler. Ia juga merupakan seorang musisi jazz.

Kisahnya mengangkat kehidupan seorang musisi terompet, Lee Morgan, yang sulit dan singkat. Pasalnya, ia ditembak mati pada musim dingin 1972 di New York. Film ini bukan tentang penyelidikan dan penyelesaian kasus kejahatan, melainkan tentang menghubungkan titik-titik mengenai alasan kejahatan itu terjadi.

Sepanjang film, kita dibuat merasakan alur cerita yang lambat dan suram dari tragedi yang tak terhindarkan dengan palet visual yang rimbun.

5. The Civil War

Tahun: 1990

Sutradara: Ken Burns

Film Dokumenter Sejarah The Civil War

Anda termasuk salah satu pecinta film peperangan? Jika iya, maka film ini wajib Anda tonton. Film ini mengisahkan tentang perang saudara yang pernah terjadi di Amerika. Alasan kenapa film The Civil War termasuk dalam jajaran film dokumenter sejarah terpopuler ialah telah ditonton lebih dari 39 juta penonton  sejak episode pertama.

Film ini diproduksi dengan begitu detail sehingga meninggalkan kesan yang sangat mendalam setelah menontonnya. The Civil War terbagi menjadi sembilan episode dalam serial film.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Film Animasi Disney Terbaru dan Terbaik

Namun sayang, serial ini telah dikritik karena ketidakakuratan sejarah yang dirasakan, karena sebagian besar berfokus pada pertempuran hingga merugikan daerah lain. Beberapa orang juga percaya film itu mengandung penjelasan yang lemah atau salah tentang penyebab terjadinya perang.


Hari Gini Belum Punya Website? Bikin Website Sekarang, Dapatkan Harga Spesial Khusus Hari Ini

Nah, demikianlah daftar film dokumenter sejarah yang bisa Anda tonton. Semoga artikel ini dapat membantu Anda yang tengah mencari film dokumenter yang berkualitas, menghibur, serta memberikan pengetahuan.



Related posts

Seru! 6 Film Dokumenter Terbaik Sepanjang Masa

Risma Mualifa

7 Rekomendasi Film Lucu Indonesia yang Mengocok Perut

Marsyaviani Darestuti

Sinopsis Into The Night, Serial Favorit di Netflix

Risma Mualifa