Image default
Film

Seru! 6 Film Dokumenter Terbaik Sepanjang Masa

Menonton film bisa menjadi salah satu alternatif hiburan. Namun bukan hanya terhibur, menonton film juga dapat memperluas wawasan. Film dokumenter merupakan jenis film yang tak hanya sebagai tontonan tapi juga mengandung banyak pengetahuan. Tidak seperti film lain yang menceritakan kisah fiksi, film dokumenter menampilkan dokumentasi kenyataan dan berisi data-data. Sepanjang sejarah, beberapa film dokumenter terbaik sepanjang masa hadir dengan berbagai isu penting yang disampaikan dan bisa dijadikan sebagai sarana edukasi.

Dalam proses pembuatannya, film dokumenter berbeda dengan film jenis lain. Diperlukan riset yang mendalam dengan para narasumber kompeten serta harus mengedepankan kejujuran dalam produksinya. Waktu yang dibutuhkan dalam proses pembuatan sebuah film dokumenter juga tidak sebentar, bahkan bisa mencapai tahunan. Banyak film-film dokumenter yang menuai pro dan kontra, sebab banyak berkaitan dengan isu sosial dan politik. Maka pilihlah film dokumenter terbaik untuk ditonton seperti berikut ini.

Baca Juga: 7 Film India Terbaik Sepanjang Masa

1. Fahrenheit 9/11

Film dokumenter terbaik sepanjang masa Fahrenheit 9/11

Fahrenheit 9/11 menjadi pilihan film dokumenter terbaik sepanjang masa yang sangat layak ditonton. Film yang berasal dari Amerika Serikat ini diadaptasi dari buku karangan Ray Bradbury dengan judul Fahrenheit 451 yang dipublikasikan tahun 1953. Michael Moore dalam film Fahrenheit 9/11 bertindak sebagai sutradara, penulis sekaligus aktor. Film yang rilis tahun 2004 ini mengambil sudut pandang kritis terhadap masa kepresidenan George W. Bush, perang melawan terror dan liputan media.

Pada tayangan perdananya di Festival Film Cannes 2004, film Fahrenheit 9/11  disambut tepuk tangan berdiri selama sekitar 20 menit. Kejadian tersebut merupakan salah satu tepuk tangan berdiri terlama sepanjang sejarah festival tersebut diadakan. Selain itu, film ini juga dianugerahi penghargaan tertinggi festival Cannes yaitu Palme d’Or. Film Fahrenheit merupakan film dokumenter dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa. Meski begitu, masih terdapat kontroversi dari keakuratan isi film tersebut.

2. The Cove

The Cove masuk dalam pilihan dokumenter terbaik sepanjang masa

Disutradarai oleh Louie Psihoyos, The Cove masuk dalam daftar film dokumenter terbaik sepanjang masa. The Cove merupakan sebuah film mondol yang rilis tahun 2009 berisi tentang menganalisis dan mempertanyakan praktik perburuan lumba-lumba di Jepang. Lebih tepatnya, film ini mengisahkan seorang mantan pelatih lumba-lumba sirkus yang beralih profesi menjadi seorang aktivis. Uniknya, dalam film dokumenter ini penonton akan diperlihatkan mengenai kejamnya dunia pelatihan dan pembantaian lumba-lumba di balik layar.

Film ini berisi ajakan bertindak untuk menghentikan pembunuhan serta penangkapan lumba-lumba secara massal dan mengubah praktik penangkapan ikan di Jepang. Selain itu, film ini juga bertujuan untuk menginformasikan serta mendidik masyarakat mengenai penangkaran dan meningkatnya bahaya keracunan merkuri dari mengonsumsinya. Pada tahun 2010, film The Cove dianugerahi Academy Award sebagai Film Dokumenter Terbaik. Film ini dibintangi oleh Ric O’Barry, Hayden Panettiere, Scott Baker, Isabel Lucas, dan Hardy Jones.

3. Oceans

Oceans menjadi film dokumenter terbaik sepanjang masa

Oceans adalah film dokumenter terbaik sepanjang masa asal Prancis yang rilis pada tahun 2009. Film dokumenter alam ini disutradarai, ditulis bersama, diproduksi, dan dinarasikan oleh Jacques Perrin dengan Jacques Cluzaud sebagai wakil sutradaranya. Sesuai dengan namanya, film ini berisi tentang sensus kehidupan laut dan menampilkan keindahan pemandangan laut biru. Pengambilan gambar dari film ini dilakukan di 50 tempat yang berbeda di beberapa laut ternama di seluruh dunia dan menghabiskan waktu selama 4 tahun untuk masa syuting.

Film dokumenter Oceans diproduksi atas kerja sama dengan para ilmuwan kehidupan laut. Teknologi yang digunakan pun termasuk kamera yang stabil dan aman untuk lautan yang ganas. Untuk mendektai dan memfilmkan hewan laut tanpa menimbulkan suara, kru film menggunakan helikopter mini elektrik serta kamera terendam. Film ini mendapatkan review positif dari para kritikus dan memiliki rating sekitar 80%. Dengan lamanya waktu syuting, film Oceans ini membutuhkan biaya yang besar pula.

4. The Times of Harvey Milk

The Times of Harvey Milk untuk Film Dokumenter terbaik sepanjang massa

Meski diproduksi pada tahun 1984, film The Times of Harvey Milk ini masih termasuk dalam jejeran film dokumeter terbaik sepanjang masa. Film yang berasal dari Amerika ini tayang perdana di Festival Film Telluride, Festival Film New York. Kemudian pada 1 November 1984, film ini tayang di Castro Theatre, San Fransisco. Rob Epstein berlaku sebagai sutradara di film ini. Film ini diproduksi oleh Richard Schmiechen, kemudian dinarasikan oleh Harvey Fierstein dan diiringi dengan sebuah musik asli karya Mark Isham.

Harvey Milk adalah seorang politikus asal San Fransisco yang berani hidup terbuka sebagai seorang gay. Dalam isi film, dipertontonkan dengan jelas usaha keras seorang Milk untuk membangun komunitas aman bagi kaumnnya dan mendukung kaumnya di Amerika Serikat. Di Amerikat Serikat sendiri hal tersebut kala itu masih termasuk hal tabu. Film ini meraih penghargaan Academy Award untuk Fitur Dokumenter Terbaik pada tahun 1985. Selain itu, dianugerahi juga Penghargaan Juri Khusus di Festival Film Sundance Pertama.

Baca Juga: Paling Inspiratif, Inilah 7 Film Motivasi Terbaik yang Wajib Ditonton

5. I Am Not Your Negro

I Am Not Your Negro

Film dokumenter terbaik sepanjang masa berikutnya adalah I Am Not Your Negro yang berasal dari Amerika Serikat. Film yang rilis tahun 2016 ini disutradarai oleh Raoul Peck kemudian dinarasikan oleh aktor Samuel L. Jackson. Film ini diangkat dari manuskrip berjudul Remember This House yang belum selesai karya James Baldwin.

I Am Not Your Negro adalah film dokumenter dan kritik sosial yang membahas sejarah rasisme di Amerika Serikat. Baldwin kemudian mengeksplorasinya melalui ingatannya tentang pemimpin hak-hak sipil Medgar Evers, Malcolm X, dan Martin Luther King Jr, serta pengamatan pribadinya mengenai sejarah Amerika. Menyajikan cerita dengan kualitas yang tinggi serta difilmkan dengan sangat baik membuat film I Am Not Your Negro ini masuk dalam nominasi Oscar tahun 2016. Selain itu, masih banyak penghargaan lain yang disabet oleh film ini. Seperti pada Academy Awards tahun 2017.

6. Searching For Sugar Man

Searching For Sugar Man

Di daftar selanjutnya, ada judul Searching For Sugar Man yang rilis pada 2021 sebagai film dokumenter terbaik sepanjang masa Film ini disutradarai, diproduksi sekaligus ditulis oleh Malik Bendjelloul serta dibintangi oleh Sixto Rodriguez. Film dokumenter ini mengisahkan tentang musisi bernama Sixto Rodriguez yang tidak terkenal di Amerika Serikat, tapi sangat dikagumi dan menginspirasi banyak orang di Afrika Selatan. Bahkan di Afrika, namanya lebih populer dibandingkan Elvis maupun Bob Dylan.

Cerita film berisi mengenai usaha Stephen ‘Sugar’ Segerman dan Craig Bartholomew Strydom, dua orang fans Sixto Rodriguez asal Cape Town untuk mencari idolanya di akhir tahun 90-an. Pencarian itu dilakukan sebab keberadaan sang musisi selalu menjadi misteri. Kisah cerita yang mengesankan membawa film dokumenter ini memenangkan beberapa penghargaan seperti BFTA Awards for Best Documentary di 66 British Academy Film Awards di London dan Academy Award untuk Best Documentary Feature di Academy Awards ke 85 di Hollywood.

Baca Juga: 6 Film Perang Terbaik yang Punya Rating Tinggi, Bahkan Ada yang Diangkat dari Kisah Nyata

Deretan film dokumenter terbaik sepanjang masa di atas merupakan pilihan bagi penikmat film. Tidak hanya mendapatkan tontonan saat waktu luang, film-film tersebut juga akan membuka wawasan penonton mengenai isu tertentu yang terjadi di belahan dunia lain.

Related posts

Kumpulan Film Animasi Terbaik. Wajib Masuk List Nonton Nih!

Marsyaviani Darestuti

Fakta Kehidupan Remaja di Jepang yang Jauh Berbeda dari Anime

Rostina Alimuddin

7 Film Komedi Indonesia, Dijamin Bikin Ngakak Seharian!

Rostina Alimuddin

Leave a Comment